Monday, January 31, 2011
Saturday, January 29, 2011
…updated from …
Semenjak adanya wabah Blackberry melanda, banyak orang terkena tular virusnya. Kebetulan, saya bukanlah salah satu yang terjangkit virus jenis ini. Tetapi tidak demikian dengan beberapa murid saya yang masih usia belia. Mereka memang berasal dari keluarga berada yang tentu saja tidak akan sulit membekali anak mereka dengan blackberry. Beberapa beralasan biar kalo apdet status di facebook terlihat ..updated from Blackberry. “Kan keren, miss, kalo diliat temen2.” Hahahaha…
Entah sejak kapan, saya jadi sering memperhatikan beberapa apdetan teman saya yang mempunyai embel2 updated from… terutama dari Blackberry. Bukannya apa2, saya hanya pengen tau berapa teman saya yang sudah terjangkiti penyakit BB ini. Beberapa situs memang menyediakan link yang bisa langsung masuk ke facebook, jejaring social yang masih saja digdaya disini. Multiply and yahoo salah dua diantaranya.
Saya mulai terjangkiti penyakit yang hampir serupa yaitu apdet dr hape soner saya, biar terbaca “updated from sony ericsson”, pokoAknya biar terlihat sedikit berbeda saja, asalkan bukan mobile web hihihihi…. Yang membuat saya tiba2 ingin menulis tentang blog ini adalah, saya baru saja melihat apdetan mantan murid saya yang masih duduk di bangku SD kelas 6, apdetannya tertulis, …updated from Ipad… what???? Menurut teman saya sih ada cara membuat apdetan sehingga terbaca sesuai dengan keinginan kita. Gimana ya caranya?
Friday, January 28, 2011
Kecerdasan Soner Elm yang Menjengkolkan
| Rating: | ★★ |
| Category: | Computers & Electronics |
| Product Type: | Cell-phones |
| Manufacturer: | Sony Ericsson |
Yang pertama ingin saya tulis adalah yang pertama membuat saya jengkel. Meski berbentuk slim nan mungil, Elm ini sudah ditanamkan wifi dengan kecepatan HSDPA 7,2 Mbps, dan HSUPA 2 Mbps. Pengalaman saya unggah unduh dengan ponsel ini bisa dikatakan cukup mulus. Saking mulusnya hingga ketika hubungan hotspot putus, secara langsung koneksi berubah menjadi gprs. Bisa dibayangkan jika saya sedang browsing saya sana sini, tanpa memperhatikan tanda wifi yang mati berganti dengan gambar dunia berputar2 di sebalah kanan atas, berapa rupiah yang tiba2 kesedot. Pengalaman terpahit adalah ketika saya sedang membuka dan membaca blog di multiply dengan tampilan bukan mobile, saya baru nyadar jika hotpsot setempat sudah putus. Secara tergopoh saya matikan koneksi. Tetapi ternyata sudah terlambat. Pulsa yang tadinya masih 5000an, dengan sadis sudah tersedot menjadi 174 rupiah. Huhuhuhu… cerdas tapi sadis.
Dari lima soner yang pernah saya punya, Elm ini mempunyai kekurangan yang sangat mencolok yaitu pada tampilan setelah screen saver on. Hampir sama dengan W960i yang pernah saya punya, pada tampilan off-nya, tampilan jam sama sekali tidak muncul. Saya sudah berusaha mencoba mencari menu-nya, baik di setting, atau berganti theme, hingga saya bawa di Soner center, tetap saja tidak bisa muncul tampilan jam yang bisa sangat membantu saya yang tidak mempunyai jam tangan. Begitu pula ketika ada sms masuk, tampilan amplop, ataupun sinar menyala di bagian sebelah mana, sama sekali tak terlihat. Terpaksa, saya harus on off kan hanya untuk mengecek apakah ada sms/ miscall yang masuk.
Kamera berkekuatan 5 MP juga ternyata tidak selamanya mewah (buat saya). Well, saya terkadang mengaambil salah satu murid nakal yang sedang in action dengan kenakalannya. Tentu saja saya bisa melakukannya secara diam diam. 5 MP milik soner Elm ini tidak bisa diajak kerja sama dengan baik karena ia tidak mendukung zoom in zoom out. Untuk rekam video sih dia sangaat jernih dan mendukung zoom in zoom out dengan kualitas gambar lumayan. Sayangnya, saya lebih sering menggunakannya sebagai kamera dan bukan sebagai video recorder.
Wel,, sepertinya itu saja curhat saya seputar soner Elm saya ini. Sayang beribu sayang memang. Kekurangannya sebenaarnya cukup trivial, tapi cukup mengganggu saya sebagai pecinta soner. Ada yang mau nambahin? Janganlah...
Berikut ini adalah foto yang sebenernya pengen saya zoom in, tapi tak bisaa